recap / sinopsis

[Recap] Sinopsis I Hear Your Voice Episode 2

voice02-00228

Episode yang ditunggu-tunggu, episode kedua ini rating drama ini naik 2x lipatnya, dimana tadinya hanya sekitar 5% menjadi 12,7% mengalahkan penayangan episode terakhir When Man loves yang yaitu 12,1%.  Benar-benar deabak untuk drama yang baru saja memulai penayangannya.

Yuks langsung aja..

Cr images: Dramabeans

voice02-00009

voice02-00010

Sambil bernyanyi, Sung Bin masuk ke dalam kelas yang masih kosong, ia mendengar suara jeritan. Sung Bin yang terkaget, melihat kebawah jendela kelas dan mendapatkan sesosok wanita dengan seragam sama tergeletak dibawah, satu persatu siswa mendekat untuk melihat. Sung bin masih menatap dan tidak percaya, ia berpikir orang itu tidak mungkin adalah Dong Hee.

Hakim Kim dan dua orang lainnya masih menyeleksi calon pengacara yang akan lolos wawancara. Salah seorang hakim bilang, persaingan untuk pembela umum ini sama saja seperti audisi bintang K-pop. Mereka mulai membicarakan tentang Hye Sung.

Episode 2: Gadis Buruk, Gadis Baik

Satu bulan kemudian..

voice02-00024

voice02-00046

Hye-sung membaca pengumuman di koran, ternyata dia dan Kwan-woo yang berhasil menjadi pembela umum. Hye sung menjadi kesal karena ibunya memajang spanduk dirinya. Ibu datang dan memukul kepala Hye-sung, seperti biasa. Hye-sung protes ibunya memakai foto dan namanya untuk dijadikan promosi. Tapi ibu bilang bahwa hal itu membuatnya bangga. Ibu malah menjadi, ia menyuruh Hye Sung untuk ikut menempelkannya. Hye Sung berkata kalau begitu ia tidak perlu membayar hutang, namun ibunya malah memukul kepalanya lagi. Hye Sung menggerutu terus. Ibu mendecak dan akan memukul Hye-sung lagi.

voice02-00048

Ibu bertanya apakah Hye-sung sudah menemukan tempat tinggal. Hye-sung bilang sudah, sebuah apartemen atap dengan dua kamar dan kamar mandi.

Kantor Kejaksaan Yeonjo

voice02-00053

Sung Bin sedang diintrogasi. Ia dituduh sebagai pembunuhnya. Jaksa memberikan alasan-alasan kemungkinan kenapa Sung Bin ingin membunuhnya, ia berbicara dengan nada membentak. Si jaksa bentak lagi, “Menurutmu berakting tidak bersalah akan berhasil? Lihat! Semua temanmu menulis pernyataan.”

voice02-00070

Do Yun datang ketempat itu, ia sekarang telah menjadi seorang jaksa. Ia mengambil alih introgasi. Do Yun menginterogasi sambil memakan sandwich, “Jadi, kamu tidak tahu Moon Dong hee ada di kelas musik?”. Sung Bin terus menyangkal akan apa yang dituduhkan kepadanya. Sung Bin berkata kalau ia tidak pernah sekalipun memikirkan melakukan hal tersebut, hal terkasar yang pernah ia lakukan kepadanya adalah menyebutnya dengan sebutan Ssang Ko, sontak semua orang yang ada diruangan itu tertawa. Panggilan itu diberikan karena Dong Hee telah melakukan operasi kelopak mata ganda dan hidung. Itu arti dari sebutan ‘Ssang-ko’.

Namun, Do Yun melanjutkan kalau hal itu bukan lagi menjadi lelucon anak-anak, melaikan sebuah teror, Sung Bin bingung dan mengulangi kalimat yang Do Yun katakan, “teror?” tanyanya. Ia terdiam, menyadari dan seperti ketakutan karenanya.

Do Yun berubah menjadi lebih serius dan meletakkan makanannya, “Aku mengatakannya agar kamu tertawa (terror-lelucon), tapi kamu tidak tertawa. Kenapa? itu pasti terror. Seharusnya aku tidak melakukan lelucon itu, benarkan?” Do Yun tersenyum sinis. Sedangkan Sung Bin terdiam dan tubuhnya bergetaran tidak karuan.

voice02-00086

Di kelas, teman-teman Sung Bin membaca artikel tentangnya yang menjadi tersangka di internet dan juga surat kabar. Teman-teman Sung Bin ribut membicarakannya, sedangkan Soo Ha menunjukkan sikapnya yang acuh dan tidak mau tahu akan hal itu. salah seorang teman sekelas Soo Ha menunjukkan artikel tentang Sung Bin kepadanya, Soo-ha melirik. Namun yang ia lihat bukan berita mengenai Sung Bin, melainkan berita disebelahnya mengenai Hye Sung yang diangkat menjadi pembela umum. Soo-ha langsung ngambil korannya dan baca dengan terkejut, “Tidak mungkin.” Dia membaca nama Jang Hye-sung disitu, wanita yang selama 10 tahun ini ia cari. Soo-ha tersenyum bahagia. Soo Ha langsung memeluk temannya dengan bahagia sambil mengucapkan terima kasih. Kemudian Soo-ha berlari keluar sekolah. Mereka heran dengan sikap Soo Ha yang malah mengucapkan terimakasih.

voice02-00115

Soo Ha terus berlari sampai hampir tertabrak motor, ia dimarahi. Soo Ha meminta maaf dan mencium helm si pengendara motor.

Tidak lama kemudian, Soo Ha sudah sampai di depan gedung kejaksaan. Dia melihat lagi foto Hye-sung di koran, dan bergumam “Dia tidak banyak berubah.” Soo-ha tersenyum lagi menatap kantor kejaksaan.

voice02-00135

Di dalam sel penjara, si pembunuh, Joon Guk sedang menulis sesuatu. Salah seorang temannya bertanya tentang pekerjaan yang akan dilakoninya setelah minggu depan keluar dari penjara. Ia hanya menyebutkan kalau ada seorang pendeta yang akan memberikannya pekerjaan, namun ia menjawab dengan tersenyum sinis.

Ditempat lain, Hye-sung terbangun dari mimpi buruknya. Ia bermimpi tentang si pembunuh dihari pertamanya bekerja. Hye Sung bergegas mandi dan berganti-ganti pakaian untuk dipakai bekerja.

voice02-00155

Di jalan Kwan Woo melihat Hye Sung dan langsung menyapanya. Ia menambahkan kalau daritadi ia memanggil Hye Sung, namun Hye Sung tidak mengindahkannya. Hye-sung jalan pergi, tapi ditahan oleh Kwan-woo. Hye-sung, sambil menepis tangan Kwan-woo: “Kamu bukan tipeku.”

Sebenarnya Hye Sung Cuma GR aja, dia menyangka kalau Kwan Koo mengikutinya karena tertarik padanya, padahal bukan seperti itu. kwan Koo masih terus mengikuti Hye Sung. Kwan Koo mengingatkan Hye Sung kalau mereka pernah bertemu di interview, tapi Hye Sung menyangkalnya dan berpura-pura tidak mengingatnya. Kwan Koo malah memuji kalau Hye Sung cantik bak Angelina Jolie (cieeee).

voice02-00181

Tiba-tiba ada gigi palsu yang jatuh, itu gigi palsunya Pengacara Shin yang syok mendengar ucapan dari Hye-sung. Kwan-woo yang menyadari hal itu langsung meminta maaf, tapi Hye Sung tidak. Pengacara Shin memperkenalkan petugas TU, Choi Yoo-chang. Pengacara Shin mengajak mereka minum kopi bersama sebagai penyambutan pegawai baru.

Kwan-woo melihat berkas kasus Jo Yeong-sook. “Dituduh merusak fasilitas umum dan mengncam petugas dengan senjata, dan dia tuli.” Jo Yeong Sook akan menjadi tersangka pertama yang akan dibela Kwan-woo. Pengacara Shin melihat Kwan-woo bisa menggunakan bahasa isyarat dan juga bisa membaca huruf braile. Ini membuat Pengacara Shin senang dan memperlihatkan muka aneh pada Hye-sung.

Dan tebak siapa tersangka pertama yang akan Hye Sung tangani??

Sung Bin, ia datang untuk diintrogasi.

voice02-00224

Soo Ha merapikan buku-bukunya ke dalam loker, ia bahkan merapikan rambutnya dan berlatih bicara didepan cermin untuk menemui Hye Sung nanti.

voice02-00249

Saat diintrogasi, Sung Bin mengatakan pada Hye-sung kalau bukan dia pelakunya. Hye-sung berkata setelah melihat gaya berpakaian Sugn Bin “Aku sudah mendengarnya dari orang-orang. Tapi lihatlah, terlalu banyak bukti dan kesaksian. Aku juga mendengar kamu berbohong pada jaksa dengan bersikap tak bersalah. Mungkin itulah mengapa kamu dituduh melakukan percobaan pembunuhan.”

Sung Bin menjawab dengan marah, “Itu tidak mungkin. Bagaimana bisa jadi percobaan pembunuhan?”

Hye Sung berkata lagi, “Teman yang tidak kamu sukai duduk sendirian di jendela. Kamu mendekatinya dan mendorongnya. Tapi dia tidak meninggal, dia koma. Jika dia meninggal, berarti kamu adalah pembunuh. Karena dia masih hidup, maka hanya percobaan pembunuhan.”

Seong-bin kesal, “Ini membuatku benar-benar gila. Ahjumma.. tidak, unnie.. aku mengaku jika aku menindas orang disana-sini, tapi aku juga punya batas. Aku tidak pernah bertindak sejauh itu. Percobaan pembunuhan apa? Aku mengatakan yang sebenarnya, bukan aku pelakunya”

Sementara itu, pengacara Shin terus memperhatikan mereka.

Hye-sung melanjutkan, “Banyak saksi yang melihatmu ada disana.”

Sung Bin menyangkalnya dengan mengatakan bahwa mereka semua berbohong, karena ia pernah bermasalah dengan mereka semua.

Hye-sung menutup berkasnya dengan kasar, “Aku membelamu tanpa meminta imbalan. Dengan sikapmu yang seperti ini, aku tidak bisa membelamu. Apa kamu mau datang ke pengadilan tanpa pengacara?”

Sung Bin terlihat putus asa, pengacara Shin dan sekarang petugas Choi-pun ikut memperhatikan mereka.

voice02-00272

Kwan Woo keluar ruangan bersama dengan tersangka, ia mengalihkan perhatian semua orang. Jo Yeong-sook berkata dalam bahasa isyarat, “Bagaimana jika hakim tidak percaya pada saya sedikitpun?”

Kwan-woo: “Jangan khawatir. Ketulusan akan menang di pengadilan. Aku akan menang untukmu.”

Kembali pada Hye-sung, “Dengan bukti sebanyak ini, cukup untuk membuatmu dinyatakan bersalah. Jika kamu mengatakan bahwa kamu tidak bersalah dan kamu ketahuan bebohong, hukumanmu akan bertambah berat. Cukup mengakuinya saja dan mulai menyadari kesalahan yang kamu perbuat, aku akan memberikan pernyataan terhadapat kasusmu sebagai pelanggaran undang-undang. Mungkin kamu tidak akan masuk ke penjara. Jadi sekarang manakah yang kamu pilih?”

Mata Sung Bin mulai berlinang, “Aku kan sudah mengatakannya kalau benar-benar bukan aku yang mendorongnya. Aku bahkan tidak tahu dia ada di kelas musik saat itu. Aku bukan penjahat.”

Hye Sung bertanya “apakah kamu akan terus mengatakan hal tseperti itu? di saat teman-teman mu memakan pizza dan  bersenang-senang, kamu benar ingin masuk penjara dan makan nasi dan kacang sendirian?”

Kwan-woo, Pengacara Shin dan Petugas Choi yang memperhatikan mereka, merasa kasihan pada Sung Bin yang dibentak oleh Hye Sung. Hye-sung bertanya kembali pada Seong-bin, “Tidak bersalah atau bersalah? Aku tidak akan bertanggung jawab atas pilihanmu.”

Sung Bin tidak kuasa membendung air matanya lagi, ia menangis lalu berteriak, “Baiklah, jika itu yang kau mau, aku mengaku, apakah kau puas?”

Hari sudah malam, Kwan-woo, Pengacara Shin dan Petugas Choi akan segera pulang, namun Hye Sung rupanya masih belum pulang. Hye-sung sedang menulis pembelaanya untuk Sung Bin, dia mengingat Sung Bin yang menangis saat mengatakan bukan dia pelakunya, ia mulai mengingat kejadian yang sama yang menimpanya bertahun-tahun yang lalu, saat ia dituduh melakukan padahal ia tidak melakukannya.

voice02-00310

voice02-00319

Sementara Soo Ha sedang berdiri diluar kantor kejaksaan, Soo Ha berpendapat bahwa Hye Sung cocok dengan pekerjaan ini. Hye Sung keluar dari kantor, Soo Ha bingung melihat tingkah Hye Sung yang terus berputar-putar di pintu keluar. Soo Ha berusaha mendengar suara hati Hye-sung. “Kepalaku akan meledak. Cepat lupakan tentang itu. lupakan, Hye-sung.”  Hye-sung pun jalan pergi, dan Soo-ha yang awalnya ingin menemui Hye-sung, mengurungkan niatnya dan bersembunyi, diam-diam ia mengikuti Hye Sung sampai kerumahanya.

Hye Sung mendapat telpon dari ibunya yang menanyakan keadaannya. Ibu tahu Hye-sung sedang ada masalah karena suaranya tidak biasa. Tapi Hye-sung bilang itu karena lampu jalan mati, dia benci gelap. Hye Sung menjawab telpon sambil meliat ke luar jendela yang terlihat gelap, tiba-tiba lampu menyala. Hye Sung merasa aneh dan pergi keluar rumah. Namun, ia tidak mendapatkan apapun.

voice02-00354

voice02-00453

Soo Ha berada di stasiun kereta dan ia telihat sangat bahagia. Ia melihat Sung Bin Lalu di peron sebrang, sedang duduk dan bersedih. Awalnya Soo Ha tida menanggapinya, tapi dia berubah serius ketika mendengar suara hati Sung Bin, “Mengapa ini bisa terjadi? Aku tidak melakukan hal yang salah. Mereka tidak mendengarku? Jika itu percobaan pembunuhan, maka aku akan dipenjara? Haruskah aku mati? Teman-teman… dan pengacara… tidak ada seorangpun di dunia ini yang percaya padaku. Lalu apa artinya hidup? Jika aku mati, akankah mereka percaya padaku? Akankah mereka menyesal tidak mempercayaiku?” ia berdiri mendekati rel kereta, Soo Ha kaget lalu meneriaki namanya.

voice02-00454

voice02-00462

Sung Bin melihat Soo Ha dan bertannya dalam hatinya apakah Soo Ha percaya kepadanya. Soo Ha menyuruh Sung Bin diam ditempatnya. Kereta semakin mendekat. Soo Ha akhirnya berlari berputar lewat bawah. Kereta datang, Soo Ha juga datang tepat waktu, ia langsung menarik Seong-bin menjauh. Soo Ha meneriaki Sung Bin gadis yang bodoh karena melakukan hal itu, Sung Bin menagis.

voice02-00488

Mereka berdua sedang duduk di taman, Soo Ha memberikan minuman pada Sung Bin. Sung Bin bertanya apakah Soo Ha juga berpikir kalau dia yang mendorong Dong Hee, tapi Soo Ha menjawab tidak.

Sung Bin tidak mempercayainya, itu hanya alasan Soo Ha saja supaya ia tidak melakukan hal bodoh seperti tadi lagi. Namun Soo Ha berkata kalau ia sungguh mempercayai Sung Bin. Sung bin berkata kalau pembelanya adalah Hye Sung, Pengacara baru di Yeonjo. Soo Ha kaget mendengarnya.

Soo Ha pulang ke rumahnya, ia duduk dan teringat perkataan Sung Bin tadi, “Apapun yang aku katakanan, ia tidak mempercayaiku. Dia bahkan menakutiku dengan mengatakan bahwa aku akan mendapatkan hukuman yang tinggi jika aku mengaku tidak bersalah. Dia lebih menakutkan daripada jaksa.”

Soo Ha bergumam, “Ini pasti salah paham. Mungkin itu bukan dia. Dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu.”

Keesokan harinya..

voice02-00528

Hye-sung melihat Kwan-woo yang akan menjalani persidangan pertamanya pagi ini. Dia diberi macam-macam pengarahan oleh Pengacara Shin. Kwan-woo melihat Hye-sung dan mengajaknya melihat persidangannya. Dia akan menunjukkan kekuatan seorang pengacara yang percaya pada terdakwanya. Namun, Kwan Koo gagal memberi pembelaannya, Hye Sung meledeknya. Kwan Woo dan Pengacara Shin menatapnya kesal. Pengacara Shin berkata pada Kwan Woo, jika seseorang miskin belum tentu dia orang baik, dan jika seseorang miskin belum tentu juga dia melakukan kesalahan.

Soo Ha  sedang menunggu seseorang di halte bus di depan kantor kejaksaan. Ia menunggu Sung Bin dan menyuruhnya datang, Sung Bin ternyata sudah ada dibelakang Soo Ha, ia terkejut dengan penampilan Sung Bin. Sung Bin memakai seragam dan rambutnya dicat hitam, ia telihat seperti siswa baik.

voice02-00562

voice02-00599

Do Yun berjalan menuju gedung persidangan. Hye-sung bertemu dengan Do Yun. Do Yun langsung kaget, demikian juga Hye Sung. Do Yun sebagai jaksa disana, sedangkan Hye Sung sebagai pembela. Soo Ha datang bersama dengan Sung Bin. Sung Bin melihat Hye Sung dan memanggilnya. lawan di kasus ini.

Hye Sung pergi ke toilet dan mengingat ketika Do Yun menuduhnya melukai matanya yang menyebabkan dia dikeluarkan dari sekolah, rentetan masa lalu terngiang dipikirannya. Setelah itu Hye Sung keluar menghampiri Sung Bin dan memintanya untuk bicara.

voice02-00610

Menyadari Soo Ha yang daritadi mengikuti mereka, Hye Sung bertanya siapa dia, Sung Bin menjawab kalau Soo Ha adalah temannya. Tapi Hye Sung menyuruh Soo Ha untuk berhenti mengikutinya, Soo Ha tidak mengindahkannya. Hye-sung memberikan catatan pertanyaan yang akan ditanyakan di persidangan nanti, namun dia mengambilnya kembali. Hye Sung tetap bersikeras menyusuh Sung Bin mengaku bersalah, maka semuanya akan beres, Sung Bin tidak mau, Soo Ha-pun ikut kesal mendengarnya. Soo Ha menarik Hye Sung untuk berbicara, namun Hye Sung menolaknya, Soo Ha terpaksa (apa sengaja) menggendong Hye-sung secara paksa.

voice02-00661

Soo Ha berkata kalau Sung Bin tidak bersalah, ia minta tolong Hye Sung untuk membersihkan namanya. Hye Sung malah ketus bertanya siapa Soo Ha, apakah Soo Ha saat itu ada ditempat kejadian. Soo Ha mengatakan kalau kemarin Sung Bin akan bunuh diri setelah bertemu dengan Hye Sung. Soo Ha jengkel dan bilang kalau sikap Hye Sung sangat buruk sebagai seorang pengacara.

voice02-00700

Soo Ha berkata,

“Jika kamu seorang pengacara, bersikaplah seperti pengacara. Bukankah seharusnya pengacara mendengarkan apa yang dikatakan terdakwa? Apa bedanya kamu dengan jaksa jika kamu mengatakan mereka bersalah bahkan tanpa mendengar mereka?”

Hye-sung: “Tidak ada bukti selain yang menunjukkan kalau Sung Bin bersalah. Apa lagi yang harus kulakukan sekarang? Beritahu aku kalau kamu punya bukti.”

Soo Ha berkata kalau dia punya buktinya, ia menatap Hye Sung. Soo Ha mencoba memberitahu pada Hye Sung kalau dia bisa membaca pikiran Hye Sung, Hye Sung menjadi bingung dibuatnya. Hye Sung mundur, dia akan pergi. Soo Ha berkata kalau dia bisa membaca pikiran orang lain dan itu buktinya kalau Sung Bin tidak bersalah

Sementara Do Yun berada dikantornya sedang melihat berkas persidangan, mengingat pertemuannya dengan Hye Sung tadi. Kemudian ia melihat berkas lagi dan mulai menuliskan sesuatu.

Hye Sung menjauhi Soo Ha. Soo Ha bertanya berapa lama ia akan berdiri disana. Mereka  harus membersihkan nama Sung Bin. Hye-sung “Jangan mendekat! Bagaimana itu bisa terjadi?”

Soo Ha berkata,

 “Jangan melihatku seperti aku ini monster. Di dunia ini, ada orang yang memiliki IQ 200 dan orang yang bisa berlari 100 meter dalam waktu 9 detik. Menjadi spesial tidak membuatmu menjadi seorang monste. Ah, kekananakan sekali. Aku bukan alien, aku lahir di bumi”

Soo Ha yang kesal karena sikap Hye Sung. Hye Sung masih tidak percaya. Soo Ha bilang kalau ia bisa membaca pikiran orang lain hanya dengan menatap mata mereka. Hye Sung langsung menutupi matanya.

Soo Ha menyuruh Hye Sung untuk membersihkan nama Sung Bin, Hye Sung berkata ia tidak bisa melakukannya, bukan karena ia tidak mau melainkan karena ia tidak bisa, todak ada bukti.

Soo Ha bersikeras, “Aku sudah bilang, aku buktinya. Aku mendengarnya sendiri.”

Hye Sung bertanya apakah Soo Ha akan mengatakan hal itu dipengadilan, tidak akan ada yang percaya, malahan mereka akan menyebut Soo Ha gila. Hye Sung menambahkan, kalau mungkin saja Soo Ha berbohong, Soo Ha menyangkal, ia tidak berbohong. Hye Sung tetap bersikeras pada pendiriannya, Soo Ha terlihat sangat kecewa.

Soo Ha berkata, “Kebenaran, bukankan kebenaran akan menang di persidangan?”

Hye Sung menyangkalnya, Soo Ha yang kecewa ia lalu membuang buku yang biasa ia tulis tentang Hye Sung, tapi ia mengurungkan niatnya dan mengambilnya kembali. Ia mengingat akan janjinya untuk melindungi Hye Sung.

voice02-00731

Hye sung ketoilet lagi dan bertemu dengan Do Yun, ia mengingatkan tentang kejadian 10 tahun yang lalu. Saat dimana Do Yun tidak menepati janjinya sebagai saksi dipersidangan. Do Yun perg, Hye Sung bertemu dengan Soo Ha, Soo-ha bertanya siapa orang itu. Hye Sung menjawab bukan urusan Soo Ha, tapi Soo Ha bertanya tentang kejadian kembang api, Hye Sung terhenti dan bertanya bagaimana Soo Ha bisa tahu. Soo Ha menjawab kalau tadi ia membaca pikirannya. Hye Sung meminta Soo Ha mengatakan apa yang Do Yun pikirkan.

Persidangan dimulai, ketiga hakim menuju gedung persidangan. Mereka melihat Hye-sung yang berputa-putar di pintu keluar. Terdengar ucapan Soo Ha yang menjawab pertanyaan Hye-sung sebelumnya, “Sung Bin benar-benar mirip denganmu. Saat 10 tahun yang lalu dalam kecelakaan kembang api. Kemiripan yang menakutkan.” Hye-sung mengehela napas. Salah satu hakim mengenalinya sebagai Pembela umum yang baru. Ia berkata kalau Hye Sung adalah pengacara yang tidak memenuhi syarat dan diterima karena ceritanya yang menyedihkan.

Hakim meminta jaksa dan pengacara memberikan pernyataannya.

Do Yun: “ Terdakwa Go Sung Bin adalah teman sekelas korban, selalu mengasingkan dan menyiksa korban. Karena korban direkrut oleh agen hiburan, gadis ini cemburu. Dia mendorong korban yang sedang duduk di pinggir jendela. Akibatnya, korban mengalami koma dan patah tulang di banyak bagian tubuhnya. Jadi, saya menuntut terdakwa, Go Sung Bin untuk percobaan pembunuhan.”

Tangan Sung Bin gemetaran mendengar hal itu, Hye Sung melihatnya, Soo Ha hanya bisa menghela nafas.

voice02-00773

voice02-00774

Hye Sung mencoba berbicara dengan Soo Ha melalui kata hatinya, ia bertanya apakah Soo Ha yakin kalau Sung Bin benar-benar tidak bersalah, Soo Ha mengiyakan dengan menganggukkan kepalanya. Hakim Kim mempersilahkan Hye Sung membela. Hye Sung membacakan pembelaannya, ia menolak tuntutan jaksa. Soo Ha tersenyum. Sung Bin tidak mempercayainya, Do Yun kaget. Hye Sung mempertegas ucapannya, “Terdakwa menyatakan tidak bersalah.” Hye Sung menatap Soo Ha.

voice02-00780

Bersambung ke episode 3

Komentar.

Yeh.. ini baru Hye Sung, melihat Soo Ha sudah membeberkan rahasianya pada Hye Sung aku sempat kaget, cepat sekali. Tapi kayaknya masalah ini malah semakin menarik, dengan adanya Soo Ha ia dapat membantu Hye Sung bertindak adil pada orang yang akan ia bela. Good Job untuk scriptwriternya, bagus banget ceritanya.. ahhhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s